Welcome To Our Hideaway

Showing posts with label matius. Show all posts
Showing posts with label matius. Show all posts

Friday, July 30, 2010

Hal Memberi Sedekah

Jumat 30/7 (2:00 pm)

Matius 6:3 -> Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.

Matius 6:4 -> Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

Tangan kanan yang ngasih aja tangan kiri dibilang ngga perlu tau, apalagi orang lain yaa?

Artinyaa.. kalo melakukan kebaikan itu ngga perlu sampai digembar gemborkan agar orang lain ngeh bahwa kita sedang berbuat baik, tetapi lakukanlah dengan niatan yang tulus walau ngga ada orang lain yang mengetahuinya.

Satu yang pasti, tidak ada yang tersembunyi dariNya, karena walaupun kita melakukan di balik penglihatan orang lain, Tuhan selalu tau setiap perbuatan kita, jangankan apa yang bisa dilihat mata, apa yang ada dalam hati dan pikiran sekalipun, Dia tau ;)

Jumat 30/7 (2:04 pm)

Friday, April 30, 2010

Jangan Memelihara Dosa

Matius 14:1-12 (Yohanes Pembabtis dibunuh)

Pada masa itu sampailah berita-berita tentang Yesus kepada Herodes, Raja wilayah. lalu ia berkata kepada pegawai-pegawainya; " Inilah Yohanes Pembabtis, ia sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa2 itu bekerja di dalamNyaaaa. Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, memebelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, istri Filipus saudaranya. Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: "Tidak halal engkau mengambil Herodias!" Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi. Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak perempuan Herodias di tengah2 mereka dan menyukakan hati Herodes, sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya. Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes pembabtis di sebuah talam. "
lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya untuk memenggal kepala Yohanes di penjara dan kepala Yohanes itu pun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya. Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembabtis mengambil mayatnya dan menguburkannya. lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus.

Benda apa yang biasanya di jadikan sebagai hadiah? macam-macam tentunya khan..
Mulai dari benda yang kecil seperti sapu tangan sampai yang canggih seperti kendaraan.

Namun siapa yang pernah menyangka bila anak perempuan Herodias meminta kepala Yohanes Pembabtis sebagai hadiah atas kepandaiannya menari pada hari ulang tahun Herodes. Mungkin saja orang akan heran dan bertanya-tanya, mengapa gadis itu begitu sadis. Dan ternyata ada "dalang" yang mengatur permintaan tak berprikemanusiaan itu. Dialah Herodias, istri Herodes yang sebenarnya tidak sah. Karena Herodias sebenarnya adalah istri dari saudara Herodes.

Herodias itu menyimpan rasa dendam kepada Yohanes Pembaptis , karena Yohanes berulang kali memperingatkan Herodias akan perkawinannya yang salah itu. Herodes sudah menjatuhkan hukuman penjara atas Yohanes, namun Herodias tidak puas bila Yohanes hanya dipenjarakan. Karena itu dia memikirkan cara terbaik untuk melenyapkan Yohanes dari muka bumi ini supaya tidak ada lagi yang meributkan perkawinannya.

Meski termasuk kelompok bangsawan, namun perilaku Herodias itu tidak beda dengan pelaku kriminal. Statusnya sebagai anggota keluarga kerajaan membuat dia merasa bisa melakukan apa saja, termasuk mengambil nyawa orang! Tak ada rasa bersalah sedikit pun!

Sungguh berbahaya orang yang hati nuraninya mati.Dan sepertinya matinya hati nurani Herodias sudah mati sejak ia menikahi saudara suaminya. Namun kadang kita juga suka melakukan hal yang sepertinya tidak jauh berbeda. Karena rasa ego di dalam diri kita yang bisa membuat mati hati nurani. Namun Kita yang telah mengenal Tuhan Yesus hendaknya tidak memelihara dosa dan membiarkannya tumbuh subur di hati kita.

Bila kita telah melakukan dosa, jangan pernah melarikan diri dari rasa bersalah yang muncul di hati kita. Melainkan datanglah kepada Tuhan Yesus, penebus dosa kita. akuilah kesalahan yang telah kita lakukan dan mintalah pengampunan-Nya. Dan sesudah itu, Jangan berbuat dosa lagi!

Thursday, April 29, 2010

Respon Yang Tepat

Matius 7:24-29
24."dua orang yang mendengar perkataanKu ini melakukannya, ia sama dengan orang yang mendirikan rumahnya di atas batu. 25 kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rapuh sebab didirikan di atas batu. 26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataanKu ini dan tidak melakukannya, ia sama denga orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. 27 kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."

Mengapa kita harus merespon ajaran Tuhan Yesus dengan menerima dan melakukannya?
Ada 2 alasan yang mungkin bisa menjawab pertanyaan di atas. Pertama karena Dia berotoritas untuk menuntun hidup kita sesuai dengan kehendakNya. Kedua,adalah sikap yang bodoh kalu kita mengabaikan firmanNya, entah karena kita menganggap diri kita lebih pintar daripada Dia, atau ada alternatif pengajaran yang lebih kita percayai.

Karena ajaran Yesus bersumber pada Allah, maka pasti benar. Jika kita meragukannya atau menolak untuk taat dan melakukannya.

Ajaran Yesus bagaikan fondasi bagi rumah rohani yang akan kita bangun. Beranikah kita mempertaruhkan bangunanhidup kita pada fondasi yang bukan hanya belum teruji, tetapi yang fana karena buatan manusia semata, atau yang akan dihancurkan karena buatan kuasa lain yang bukan dari Tuhan, yang tidak pasti, yang suatu saat akan dimusnakan bersama dengan dunia ini.

Sebaiknya kita mempuntyai suatu tekad, yaitu " Tidak boleh ada fondasi apa pun yang menjadi dasar bangunan rohani kita selain Yesus dan firman-Nya.